
JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia resmi meluncurkan platform digital SAHABAT KBC (Sistem Analisis Humanis Berbasis Transparansi Kurikulum Berbasis Cinta). Platform ini digunakan untuk menyelenggarakan Survei Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di lingkungan madrasah seluruh Indonesia.
Survei ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis penerapan Kurikulum Berbasis Cinta secara transparan dan akurat. Adapun responden yang terlibat dalam survei ini adalah guru dan murid madrasah yang dipilih secara acak, dengan target responden sebesar 5% dari total populasi guru dan 5% dari total populasi murid di masing-masing provinsi.
Pelaksanaan survei dilakukan dalam tiga batch yang terbagi berdasarkan wilayah provinsi dan dijadwalkan berlangsung selama hari kerja (Senin–Jumat):
• Batch 1 (12 – 14 Oktober 2026): Meliputi wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku, Papua, dan Papua Barat.
• Batch 2 (15 – 19 Oktober 2026): Meliputi wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. (Catatan: Pelaksanaan dijeda pada hari Sabtu–Minggu).
• Batch 3 (20 – 22 Oktober 2026): Meliputi wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta.
Proses pengisian survei di tingkat madrasah akan melewati empat tahapan utama, yaitu:
1. Tarik Data: Admin madrasah menarik data responden (guru dan murid) melalui aplikasi SAHABAT KBC.
2. Generate Akun: Sistem secara otomatis membuat akun untuk setiap responden guru dan murid.
3. Bagikan Akun dan Isi Survei: Admin menyerahkan kartu akun secara pribadi, kemudian guru dan murid mengisi survei sesuai dengan jadwal batch masing-masing.
4. Kirim Final: Responden memastikan jawaban telah terkirim hingga mendapatkan bukti submission.
Pihak Kemenag menekankan bahwa guru dan murid dari madrasah yang sama wajib mengerjakan survei pada batch dan waktu yang sama. Pembagian waktu akses juga disesuaikan berdasarkan zona waktu (WIB, WITA, WIT) guna menghindari lonjakan trafik pada server. Informasi lebih lanjut mengenai platform ini dapat diakses melalui situs resmi https://madrasah.kemenag.go.id/sahabatkbc/.
|
10754x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...