
Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) berhasil meraih predikat tertinggi dalam penilaian Indeks Kualitas Data ASN (IKADA) tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kemenag memperoleh skor 98,86 persen, menempatkannya di posisi teratas di antara 642 instansi pemerintah yang dinilai.
Pencapaian ini menegaskan komitmen Kemenag dalam mengelola data Aparatur Sipil Negara (ASN) secara akurat dan terintegrasi. Di bawah kepemimpinan Nasaruddin Umar, Kemenag terus mendorong peningkatan tata kelola digital, khususnya dalam pengelolaan data kepegawaian. Upaya ini merupakan bagian dari transformasi digital yang sedang berlangsung di lingkungan Kemenag.
Menurut informasi yang diterima, predikat "Tinggi" yang diraih Kemenag merupakan kategori tertinggi dalam penilaian IKADA tahun ini. Skor 98,86 yang diberikan BKN menunjukkan tingkat akurasi, akuntabilitas, dan transparansi data ASN di Kemenag sangat baik. Hal ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya data kepegawaian yang lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Keberhasilan ini juga berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kemenag. Dengan data ASN yang terkelola dengan baik, proses administrasi dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Selain itu, pencapaian ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Kemenag untuk terus berinovasi dan memperkuat sistem digitalisasi di bidang kepegawaian.
Prestasi Kemenag dalam penilaian IKADA 2026 menambah deretan capaian positif kementerian ini dalam upaya reformasi birokrasi dan transformasi digital. Kemenag berharap, langkah ini dapat menjadi contoh bagi instansi lain dalam meningkatkan kualitas pengelolaan data ASN secara nasional.
|
36x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...