
Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam resmi memperkenalkan SAQUR, maskot resmi yang akan mengawal kemeriahan ajang bergengsi Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXII Tahun 2026. Kehadiran maskot berkarakter menggemaskan ini menjadi penanda awal kesiapan Kota Semarang, Jawa Tengah, sebagai tuan rumah pesta besar syiar Al-Qur'an tingkat nasional tersebut.Melalui unggahan resmi di akun media sosial @bimasislam, Kemenag menampilkan sosok SAQUR yang didominasi warna hijau segar lengkap dengan atribut pakaian adat bernuansa lokal. Langkah ini diambil sebagai strategi segar untuk mendekatkan nilai-nilai keagamaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, melalui visualisasi yang modern dan adaptif.Makna Mendalam di Balik Nama dan Visual SAQURBukan sekadar boneka hiasan, SAQUR menyimpan filosofi dan pesan mendalam yang ingin disampaikan oleh penyelenggara kepada seluruh masyarakat Indonesia:Akronim "Sahabat Qur'ani": Nama SAQUR diambil dari singkatan Sahabat Qur'ani. Nama ini membawa misi besar untuk mengajak masyarakat menjadikan Al-Qur'an sebagai teman karib dalam kehidupan sehari-hari, serta menumbuhkan semangat untuk mencintai, mengamalkan, dan membumikan nilai-nilai suci Al-Qur'an di tanah air.Simbol Generasi Muda Ideal: Karakter SAQUR dirancang untuk merepresentasikan profil generasi muda Indonesia masa kini. Maskot ini mencerminkan sosok pemuda yang religius, cerdas, kreatif, penuh semangat, dan berakhlak mulia. Karakter-karakter ini dinilai sebagai fondasi penting bagi pemuda agar siap menjadi inspirasi dalam membangun peradaban bangsa yang maju.Sentuhan Budaya Lokal: Dengan mengenakan ikat kepala khas dan kain batik di bagian pinggang, SAQUR menegaskan kesiapan Semarang dan Jawa Tengah untuk menyambut para kafilah dari seluruh provinsi di Indonesia dengan kehangatan budaya lokal yang kental.Geliat Semarang Menyambut MTQ Nasional XXXII 2026Peluncuran maskot SAQUR ini langsung menuai respons positif dari netizen di media sosial. Banyak yang menilai pendekatan Kemenag kali ini sangat kekinian dan efektif untuk mencuri perhatian generasi milenial serta Gen Z agar ikut menyukseskan gelaran MTQ Nasional.Sebagai tuan rumah, Kota Semarang kini terus bersolek dan mematangkan berbagai persiapan, mulai dari venue pertandingan, akomodasi kafilah, hingga fasilitas penunjang lainnya. Kehadiran SAQUR diharapkan mampu membakar semangat kompetisi yang sehat sekaligus mempererat tali silaturahmi antarumat beragama di seluruh penjuru Nusantara.
|
133x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...