
Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, meluncurkan buku berjudul Teladan Sang Menteri di Aula VVIP Masjid Istiqlal, Jakarta. Acara peluncuran ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk akademisi, tokoh agama, dan publik intelektual.
Buku Teladan Sang Menteri merupakan hasil kolaborasi antara UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Pendidikan Kader Ulama (PKU) Masjid Istiqlal. Buku ini ditulis oleh sejumlah akademisi, yaitu Mujiburrahman, Reza Idria, Kamaruzzaman, Rahmad Syah Putra, Muhajir Al Fairusy, dan Arkin. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat tradisi intelektual dan kepemimpinan berbasis nilai di lingkungan umat Islam Indonesia.
Melalui pendekatan biografis reflektif, buku tersebut mengulas perjalanan hidup Nasaruddin Umar sebagai seorang ulama, akademisi, dan negarawan. Selain itu, buku ini juga menyoroti aspek kepemimpinan, integritas, serta etika publik dari perspektif keislaman dan kebangsaan. Dengan demikian, buku ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai pentingnya nilai moral dan spiritual dalam praktik kepemimpinan.
Acara peluncuran yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 15.00 WIB ini juga diisi dengan diskusi ilmiah. Diskusi tersebut menghadirkan para akademisi, tokoh agama, dan publik intelektual yang membahas pentingnya literasi kepemimpinan yang moderat dan kontekstual di tengah masyarakat Indonesia.
Penulis utama, Mujiburrahman, menyampaikan bahwa buku ini lahir dari refleksi panjang terhadap praktik kepemimpinan yang berakar pada nilai moral dan spiritual. Ia berharap karya ini dapat menjadi rujukan bagi generasi muda, akademisi, hingga pengambil kebijakan dalam memahami dan mengembangkan kepemimpinan yang berintegritas.
Direktur PKU Masjid Istiqlal, Ahmad Thib Raya, menilai peluncuran buku ini sebagai bagian dari komitmen memperkuat kaderisasi ulama dan intelektual Muslim. Menurutnya, kehadiran buku ini dapat memperkaya literasi kepemimpinan yang relevan dengan tantangan zaman.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, Yusi Abdhian, juga menyambut baik peluncuran buku tersebut. Ia menegaskan bahwa peluncuran buku ini menjadi pengingat pentingnya membangun kepemimpinan di atas nilai integritas dan keteladanan. "Sosok Prof. Nasaruddin Umar memberikan inspirasi bagi kita semua, khususnya dalam membangun pelayanan keagamaan yang inklusif dan berkeadaban," ujarnya.
Yusi Abdhian menambahkan, buku Teladan Sang Menteri diharapkan dapat menjadi referensi penting dalam memperkuat karakter kepemimpinan, terutama bagi generasi muda yang akan menjadi pemimpin masa depan. Dengan adanya buku ini, diharapkan nilai-nilai kepemimpinan yang berlandaskan integritas dan keteladanan dapat terus dikembangkan di lingkungan masyarakat Indonesia.
|
31x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...