
Pada bulan April 2026, rapat koordinasi (rakor) antara kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) tengah digiatkan di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi serta meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan madrasah.
Salah satu agenda penting yang baru saja dilaksanakan adalah Rakor Kepala MTsN dan MAN se-Provinsi Jambi. Acara ini berlangsung pada 21 hingga 23 April 2026 dan diikuti oleh sekitar 133 kepala madrasah negeri dari seluruh provinsi Jambi. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam pengelolaan madrasah.
Rakor di wilayah Jambi tahun ini mengangkat beberapa fokus utama, yaitu motivasi, regulasi, dan inovasi dalam pengelolaan madrasah. Salah satu materi penting yang dibahas adalah aspek hukum, dengan menghadirkan narasumber dari Kejaksaan Tinggi Jambi. Narasumber tersebut memberikan pemahaman mengenai regulasi dan perlindungan hukum bagi guru dalam menjalankan profesinya. Materi ini dinilai sangat relevan untuk meningkatkan rasa aman dan profesionalisme para pendidik di lingkungan madrasah.
Selain itu, rakor ini juga menekankan pentingnya tata kelola madrasah yang profesional dan berintegritas. Para peserta didorong untuk terus berinovasi agar madrasah mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Melalui kegiatan ini, diharapkan kepala madrasah dapat mengimplementasikan hasil diskusi dalam pengelolaan lembaga pendidikan masing-masing.
Rangkaian rakor yang digelar di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Jambi, menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah. Dengan adanya koordinasi yang intensif antar kepala madrasah, diharapkan tercipta sinergi yang kuat untuk mewujudkan madrasah yang unggul dan berdaya saing.
|
73x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...