
Bungo (Kemenag) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bungo menggelar rapat terkait outsourcing penerimaan tenaga Satuan Pengamanan (Satpam) di lingkungan madrasah, yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Kemenag Kabupaten Bungo. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor, Kasubbag Tata Usaha, Perencanaan, dan seluruh Kepala Madrasah dari jenjang MI, MTs, dan MA se-Kabupaten Bungo.
Rapat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis mengenai mekanisme penerimaan tenaga Satpam melalui sistem outsourcing, sekaligus menyamakan persepsi antar satuan kerja dalam rangka mewujudkan layanan keamanan yang profesional, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam arahannya, perwakilan Kantor Kemenag Kabupaten Bungo menyampaikan bahwa keberadaan tenaga Satpam memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan madrasah. Oleh karena itu, proses pengadaan melalui pihak ketiga harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan mengikuti regulasi yang ditetapkan pemerintah.
Selain itu, dibahas pula kriteria tenaga Satpam yang dibutuhkan, ruang lingkup tugas, serta pola kerja sama dengan perusahaan penyedia jasa outsourcing. Para Kepala Madrasah diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan dan pertanyaan terkait implementasi kebijakan tersebut di masing-masing madrasah.
Salah satu Kepala Madrasah yang hadir menyambut baik pelaksanaan rapat ini. Menurutnya, kebijakan outsourcing dapat menjadi solusi dalam memenuhi kebutuhan tenaga keamanan yang profesional, sehingga pihak madrasah dapat lebih fokus pada peningkatan mutu layanan pendidikan.
Melalui rapat ini, diharapkan seluruh madrasah di lingkungan Kemenag Kabupaten Bungo memiliki pemahaman yang sama mengenai prosedur penerimaan tenaga Satpam secara outsourcing, sehingga pelaksanaannya dapat berjalan dengan tertib, efektif, dan sesuai aturan.
|
24x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...