
JAYAWIJAYA, 11 September 2026 � Suasana duka mendalam menyelimuti korps Aparatur Sipil Negara (ASN) di tanah air. Tiga orang pegawai kedinasan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, dilaporkan gugur setelah menjadi korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Detik BKN. Aksi penyerangan keji tersebut terjadi di wilayah Distrik Muliama pada Rabu sore, 9 September 2026, sekitar pukul 15.53 WIT Tempo Tribun.Ketiga korban merupakan pejuang pelayan publik dari Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya BKN CNBC. Identitas para korban yang gugur dalam tugas adalah:Aprida Rapi (49), menjabat sebagai Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya ANTARA Kompas.Alfonsius Albinus Meha (35), ASN Dinas Pertanian ANTARA Kompas.Willi Mbuik (24/25), merupakan CPNS/ASN muda yang baru saja lulus seleksi Tribun Instagram.Kronologi KejadianPeristiwa tragis ini bermula saat rombongan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya sedang dalam perjalanan pulang menuju pusat kota Wamena setelah menuntaskan misi kedinasan di Kampung Kimbim, Distrik Asologaima ANTARA. Mereka baru saja mengantarkan dan menyalurkan bantuan sosial berupa ternak babi serta meninjau program ketahanan pangan cetak sawah bagi masyarakat lokal ANTARA Kompas.Namun, saat melintasi jalur Distrik Muliama, rombongan yang membawa total 11 orang tersebut mendadak diadang oleh sekitar 8 orang bersenjata ANTARA Kompas. Para penyerang memisahkan anggota rombongan sebelum akhirnya melepaskan tembakan peluru tajam ke arah korban ANTARA Instagram. Lima orang rekan kerja korban lainnya dilaporkan berhasil menyelamatkan diri dari kepungan [Facebook](https://www.facebook.com/Ceritanegriku/posts/peristiwa-tragis-menimpa Wili Mbuik, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) CPNS Dinas /1588962029337699/) Instagram.Investigasi Aparat dan Pengejaran PelakuKepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, bersama Kasatgas Humas Kombes Yusuf Sutejo mengonfirmasi bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan selongsong peluru kaliber 5,56 mm dan 9 mm Kompas. Pihak keamanan menduga kelompok yang bertanggung jawab atas penyerangan keji ini terafiliasi dengan KKB Kodap III Ndugama ANTARA [Facebook](https://www.facebook.com/Ceritanegriku/posts/peristiwa-tragis-menimpa Wili Mbuik, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) CPNS Dinas /1588962029337699/)."Kami sudah mengantongi ciri-ciri para pelaku berdasarkan keterangan dari saksi yang selamat. Saat ini, tim gabungan TNI-Polri tengah dikerahkan secara masif untuk mengejar kelompok tersebut," ujar Kombes Yusuf Sutejo dalam pers rilis resminya hari Jumat (11/9) Kompas.Negara Hadir: BKN Jamin Hak Penuh Keluarga KorbanMerespons gugurnya para abdi negara tersebut, Plt. Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga besar para korban Detik BKN. Zudan menegaskan bahwa BKN bergerak cepat berkoordinasi dengan Pemkab Jayawijaya demi memastikan negara memberikan penghargaan setinggi-tingginya Detik BKN.BKN akan memproses Kenaikan Pangkat Anumerta bagi ketiga ASN yang gugur sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan integritas mereka yang wafat saat menjalankan tugas mulia di daerah rawan Detik .Seluruh hak pensiun janda/duda serta jaminan kematian bagi pihak keluarga juga dipastikan diurus dengan prosedur administrasi yang dipercepat.Sementara itu, Pj. Sekda Provinsi Papua Pegunungan, Wasuok Demianus Siep, mengimbau agar seluruh pegawai ASN di lingkungan wilayah Papua Pegunungan tetap tenang, beraktivitas seperti biasa, dan mempercayakan penuh perlindungan keamanan serta penegakan hukum kepada aparat TNI-Polri.
|
151x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...