
Kabar duka datang dari Kementerian Agama Kabupaten Bungo, khususnya di lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pelepat Ilir dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bungo. Salah satu abdi negara yang dikenal berdedikasi tinggi, H. Dailami, S.Ag., yang menjabat sebagai Penghulu Ahli Madya, telah meninggal dunia.
Kepergian H. Dailami meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekan kerja, keluarga besar KUA Pelepat Ilir, serta masyarakat setempat. Banyak yang merasa kehilangan karena almarhum dikenal sebagai sosok yang ramah, bertanggung jawab, dan selalu menjalankan tugasnya dengan penuh keikhlasan. Kejadian ini terasa begitu mendadak, sebab hanya sekitar tiga jam sebelum wafat, H. Dailami masih terlihat sehat dan aktif menjalankan tugas sebagai penghulu.
Pada hari terakhirnya, H. Dailami masih sempat mendampingi prosesi akad nikah warga di wilayah Pelepat Ilir. Momen tersebut bahkan sempat diabadikan dalam sebuah foto yang diunggah di akun media sosial pribadinya. Dalam foto itu, almarhum tampak bugar dan tersenyum bahagia saat mendampingi pasangan pengantin yang baru saja melangsungkan akad nikah. Unggahan tersebut kini menjadi kenangan terakhir yang menunjukkan dedikasi dan keikhlasan beliau dalam menjalankan tugas hingga akhir hayatnya.
Kabar meninggalnya H. Dailami disambut dengan rasa kehilangan yang mendalam di lingkungan MAN 3 Bungo. Kepala sekolah, seluruh majelis guru, dan Pegawai Tata Usaha MAN 3 Bungo menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhum. "Kami keluarga besar MAN 3 Bungo merasa sangat kehilangan atas wafatnya Bapak H. Dailami. Beliau adalah sosok teladan, pribadi yang santun, dan penuntun masyarakat yang luar biasa. Sungguh kepergian yang membuat kami terenyuh, beliau dipanggil Allah SWT tak lama setelah menyelesaikan tugas sucinya menyatukan dua insan dalam ikatan pernikahan," ujar perwakilan MAN 3 Bungo.
Doa dan harapan terbaik disampaikan oleh seluruh jajaran keluarga besar MAN 3 Bungo dan KUA Pelepat Ilir. Mereka berharap agar almarhum H. Dailami diampuni segala dosa dan kesalahannya, diterima seluruh amal ibadah dan dedikasinya sebagai ladang pahala, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kepada keluarga, kerabat, dan rekan kerja yang ditinggalkan, diharapkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan dalam menghadapi musibah ini.
Kepergian H. Dailami menjadi pengingat akan pentingnya dedikasi dan pengabdian dalam menjalankan tugas, serta meninggalkan teladan bagi rekan-rekan seprofesi dan masyarakat luas. Selamat jalan, Pak H. Dailami. Dedikasi dan kebaikanmu akan selalu dikenang.
|
257x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...