
Sejumlah siswa, staf Tata Usaha, dan guru di sebuah sekolah bergotong royong memperbaiki jaringan pembatas lapangan futsal yang mengalami kerusakan. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas olahraga yang selama ini menjadi tempat berbagai aktivitas siswa di lingkungan sekolah.
Kerusakan yang terjadi pada jaring pembatas lapangan futsal sempat mengganggu kenyamanan dan keamanan saat lapangan digunakan. Menyadari pentingnya fasilitas tersebut, para guru dan siswa berinisiatif melakukan perbaikan secara mandiri. Mereka bersama-sama memasang kembali jaring yang terlepas dan memperkuat bagian yang rapuh agar lapangan dapat digunakan dengan lebih aman dan nyaman.
Selain memperbaiki sarana olahraga, kegiatan gotong royong ini juga bertujuan menanamkan rasa tanggung jawab serta kebersamaan di lingkungan sekolah. Para siswa mendapatkan pengalaman langsung mengenai pentingnya merawat fasilitas sekolah, sementara para guru memberikan contoh nyata tentang kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Lapangan futsal sendiri merupakan salah satu fasilitas utama di sekolah karena sering digunakan untuk kegiatan olahraga rutin maupun ekstrakurikuler. Dengan adanya perbaikan ini, diharapkan para siswa dapat kembali berolahraga dengan lebih nyaman dan aman. Selain itu, kegiatan gotong royong seperti ini juga mempererat hubungan antara siswa dan guru, serta menumbuhkan semangat kerja sama di lingkungan sekolah.
Kegiatan perbaikan fasilitas sekolah seperti ini menjadi contoh positif dalam membangun budaya peduli dan gotong royong di kalangan siswa. Melalui aksi bersama, diharapkan seluruh warga sekolah semakin menghargai dan menjaga fasilitas yang ada demi kenyamanan bersama.
|
44x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...